Guyub Rukun Warga Siwalankerto dalam Menjaga Lingkungan Melalui Surabaya Bergerak

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Mei 2023 19:13 0 18 Rahma Hidayat

Kebersamaan dan guyub rukun terlihat saat kerja bakti dalam rangka Surabaya Bergerak di RW 1, Kelurahan Siwalankerto pada Minggu (19/2/2023).

Kerja bakti di RW 6 ini dilaksanakan serentak dari RT 1 hingga RT 8 dengan agenda membersihkan saluran air dan juga perantingan.

Dari pantauan suarasurabaya.net di tempat, warga terlihat sudah bergotong royong sejak pagi dan glangsing-glangsing hasil kerja bakti sudah siap untuk diangkut.

Glangsing hasil kerja bakti yang menunggu untuk diangkut saat kerja bakti dalam rangka Surabaya Bergerak pada Minggu (19/2/2023). Foto: Ihza suarasurabaya.net

Bambang Tri Rahari Ketua RW 1 Kelurahan Siwalankerto mengatakan bahwa warganya sangat antusias dalam kerja bakti masal hari ini.

“Warga mau keluar semua (kerja bakti) ini menandakan bahwa warga di wilayah kami ini guyub, tentu ini demi untuk mensukseskan program kerja di wilayah Kelurahan Siwalankerto,” jelas Bambang.

Komentar senada disampaikan oleh Khairul Lurah dari Kelurahan Siwalankerto. Ia mengatakan, dengan adanya program Surabaya Bergerak ini kerukunan dan kebersamaan tercipta diantara masyarakat.

“Orang-orang yang jarang keluar rumah, jarang bertemu orang lain mau tidak mau nantinya jadi bertegur sapa dan kenal dengan warga lainnya. Jadi program ini sudah sangat bagus, sudah menciptakan kerukunan selain juga menciptakan kebersihan,” ujarnya

Di lain sisi, Panoyo Ketua LPMK Kelurahan Siwalankerto mengatakan bahwa peran masyarakat sangat lah penting untuk lingkungan.

“Lingkungan tanpa peran masyarakat tidak ada maknanya. Masyarakat ini kalau digerakkan, mampu membersihkan, mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Sehingga program ini sangat kami dukung karena tentunya apa yang menjadi program kebersamaan ini membawa Surabaya bersih selamanya,” katanya.

Kemudian, ia mengharapkan bahwa program Surabaya Bergerak ini harus terus berlanjut dalam pelaksanaannya.

“Saya kira apa yang sudah dilakukan, tertanam di masyarakat, kalau sudah tertanam akan menjadi kebiasaan, kemudian kebiasaan akan tumbuh berkembang seiring dengan kebersamaan menjaga lingkungan dan kebersihan,” tutupnya.(ihz/faz)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA